Lift rumah murah seringkali menjadi fokus utama dari calon pengguna. Padahal banyak hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini. Karena terkadang harga lift yang murah di awal bukan selalu berarti paling nyaman & terjangkau. Bahkan harga lift rumah yang dibanting di awal seringkali menyisakan kekecewaan karena banyak biaya tersembunyi yang harus ditanggung di belakang.
Lift Rumah dengan Biaya Perawatan Murah
Berikut daftar hal yang perlu ditanyakan mengenai perawatan lift dan biayanya, sebelum memutuskan memilih brand tertentu dari suatu vendor lift rumah.
- Seberapa sering lift perlu diservis secara berkala? Ada lift rumah yang membutuhkan servis rutin 5x setiap tahunnya. Ada yang bahkan harus setiap bulan. Tanyakan berapa kali servis rutin yang disarankan untuk brand dan tipe pilihanmu.
- Apakah servis rutin dilakukan oleh teknisi internal perusahaan? Pastikan servis dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman & terlatih, karena beda merk lift akan beda pula penanganannya
- Apakah lift pilihanmu memerlukan oli khusus atau pelumas? Tanpa disadari penggantian oli untuk elevator seringkali memerlukan biaya extra. 1 tube oli dengan harga kurang lebih Rp 5 juta, jika harus diganti setiap 3 bulan, dalam setahun sudah menghabiskan biaya 20 juta hanya untuk membeli oli nya. Belum termasuk biaya transport dan akomodasi untuk teknisi yang dikirim dari kantor pusat
Lift rumah brand kenamaan dunia hasil kurasi EuroLifts Group pada umumnya tidak membutuhkan oli khusus. Sehingga tidak ada biaya tambahan untuk pembelian oli, dan juga tidak menimbulkan bercak / kotoran pada shaft lift, lebih hemat dan lebih rapi. Sedangkan untuk perawatan rutinnya, disarankan untuk melakukan servis rutin minimal 3x per tahun untuk lift yang digunakan setiap hari. Namun tentunya ada perkecualian jika Anda memasang lift untuk villa yang hanya dipakai di akhir pekan misalnya. Team EuroLifts akan memberikan saran sesuai dengan kebutuhan masing-masing customer.
Biaya Listrik untuk Operasional Lift Sehari-hari
Seringkali orang beranggapan bahwa untuk menggerakkan lift pasti butuh daya listrik yang sangat besar. Sehingga biaya listrik yang harus dibayar setiap bulannya bakal mencapai jutaan rupiah. Benarkan demikian? Perlu dibedakan, daya listrik untuk passenger lift berbeda dengan home lift. Passenger lift alias lift penumpang yang biasa dipasang di gedung dengan belasan hingga puluhan lantai memang relatif membutuhkan daya listrik yang besar. Karena ukurannya besar, kapasitas lift dapat mengangkut lebih dari 10 penumpang, dan juga kecepatannya bisa mencapai 1 hingga 3 m/s.
Namun untuk rumah tinggal atau ruko dengan ketinggian maksimal 6 lantai, home lift akan jauh lebih sesuai untuk diaplikasikan. Dengan beberapa pertimbangan sebagai berikut :
- Kapasitas terbatas, untuk 2-5 penumpang saja (tentunya sebuah rumah tinggal tidak membutuhkan lift berukuran besar yang muat untuk 20 orang, bukan?)
- Ukuran lift terbatas, didesain agar hemat ruang dan muat dipasang di rumah dengan berbagai ukuran. Bahkan untuk rumah mungil yang berukuran 6×12 meter sekalipun.
- Speed relatif lebih rendah dibanding dengan gedung berlantai 20 atau lebih, hanya sekitar 0.3 hingga 0.4 m/s
Dengan spesifikasi tersebut, homelift didesain untuk dapat dijalankan dengan daya listrik rumah tangga biasa. Lift rumah Yihome dari EuroLifts Group merupakan lift yang digerakkan dengan 100% batterai dan hanya butuh listrik sebesar 300 watt saja. Bayangkan, ternyata lift rumah Anda lebih hemat listrik dibandingkan dengan pengering rambut atau microwave di rumah! Dan biaya listrik lift rumah yang harus dibayarkan per bulannya hanya sekitar 100-200 ribu Rp saja, untuk pemakaian normal sehari-hari!
Bagaimana, sudah siap pasang lift di rumah Anda? Jangan lupa riset dan diskusikan mengenai biaya listrik dan juga biaya perawatannya selain harga lift dan pemasangannya ya. Chat dengan team EuroLifts hari ini dan kami akan membantu memilihkan tipe dan ukuran yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda!


